Kyai Semar: Inilah Mu'jizat Istighfar..

Petuah Punokawan Jawa
Kyai Semar memberikan wejangan kepada anak-anaknya. FOTO: Google

Suatu pagi di hari Jum'at, masih di bulan Dzul Hijjah. Kyai Semar yang lagi duduk diteras Masjid, depan Pondok Pesantren, yang berada di pelosok Jawa Timur itu mendadak kedatangan 2 tamu.


Kedua tamu berbeda tersebut hendak curhat tentang masalah hidupnya. Tamu 1, seorang laki-laki ganteng mirip Raden Antasena, memakai jas mirip Bos, umurnya sekitar 28 tahun, mengendarai Mercy E200 warna hitam. Tamu ini curhat masalah rumah tangga dengan istrinya yang kurang harmonis. 

Baca juga:



Tamu 2, seorang anak muda, usia sekitar 23 tahun yang curhat tentang masalah sulitnya mencari rejeki. Kedua tamunya meminta nasihat dan solusi untuk masalah tersebut.

Kepada kedua tamunya, Kyai Semar hanya memberikan nasihat: "Perbanyak lah Istighfar, sekarang kalian boleh pulang.."

Setelah para tamunya pulang, giliran Bagong, anaknya yang Bungsu, protes: "Kenapa Panjenengan hanya menyuruh mereka Istighfar?"

"Begini Gong,," kata Kyai Semar memulai wejangannya sambil menyeruput Kopi Tubruk buatan Istri tercintanya. 😍😍😍

Allah SWT berfirman:

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا (١٠) يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا (١١) وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا (١٢(
“Mohonlah Ampun kepada Tuhanmu(ber istighfarlah), sesungguhnya Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat dan membanyakkan harta dan anak-anakmu. Dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” 
QS. Nuh ayat 10-12

Kemudian di suatu hadits, Nabi SAW bersabda:

“مَنْ أَكْثَرَ مِنْ الِاسْتِغْفَارِ؛ جَعَلَ اللَّهُ لَهُ مِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجًا، وَمِنْ كُلِّ ضِيقٍ مَخْرَجًا، وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ”

“Barang siapa memperbanyak istighfar; niscaya Allah memberikan jalan keluar bagi setiap kesedihannya, kelapangan untuk setiap kesempitannya dan rizki dari arah yang tidak disangka-sangka”  

HR. Ahmad dari Ibnu Abbas dan sanadnya dinilai sahih oleh al-Hakim serta Ahmad Syakir


Kenapa sy suruh perbanyak Istighfar? 

1. Perbanyak istighfar bisa membuka pintu rezeki dan solusi atas setiap masalah kita. Sebagaimana tersebut dalam Ayat diatas.

2. Supaya kita sadar. Bahwa kita manusia ini banyak salah lupanya. Terhadap Gusti Allah terutama, juga salah terhadap orang lain. Bagaimanapun Hablum minallah harus juga baik dalam Hablum minan nas..

Yang punya masalah keluarga sy suruh Istighfar. Supaya merenungi kesalahan terhadap istrinya terutama. Mungkin suami gak paham kewajibannya, kurang dalam memberi uang belanja. Mungkin istri gak pernah diajak piknik. Mungkin istri gak pernah diajak ke Pengajian. Mungkin suami jarang makan dirumah, padahal sudah dimasakin sayur kangkung tahu, spesial dari istrinya. 

Mungkin suami kurang baik komunikasinya dengan mertua. Mungkin suami sebagai ayah melupakan fungsi untuk mendidik anaknya. Dan kesalahan lainnya..

===
Yang punya masalah dalam mencari rejeki. Sy suruh banyak Istighfar supaya mengingat kembali. Tentang tujuan ia mencari rejeki. Untuk siapa mencari rejeki. Dan kenapa mencari rejeki?

Untuk diri sendirikah?
Untuk keluargakah?
Untuk bisa membantu banyak orang kah?
Untuk bisa bermanfaat bagi sekelilingnya kah?

Setelah dapat hasil dari pekerjaanya. Mungkin dia lupa dengan Syariat Agama. Tidak mau sholat, tidak mau ngaji lagi. Dengan alasan sibuk Kerja, kebanyakan overtime..

Mungkin dia lupa dengan orang tuanya, yang telah merawatnya sejak dalam kandungan. Setelah Kerja merantau justru Tidak pernah mudik menengok orang tua. Lupa tidak lagi komunikasi dengan orang tua. Bahkan tidak pernah menyisihkan sedikit rezekinya untuk orang tua..

Mungkin juga lupa bahwa di setiap gajinya ada hak orang lain yang WAJIB disalurkan melalui Zakat Mal. Mungkin dia lupa bahwa dengan gajinya, ia bisa sedekah untuk banyak orang.

Atau bahkan mungkin dari gajinya pernah ia belanjakan untuk barang Haram dan barang tak bermanfaat?

"Astaghfirullah hal adzim.."
Duh Gusti Allah.. kulo nyuwun pangapuro..

#Indonesiaku
#Khasanah
#PengusahaTanpaRIBA
#SR438

===
Adakah kawan kawan masih ingat kisah Ahmad bin Hambal dengan Penjual Roti?

Suatu hari begitu, di masa tuanya. Ahmad bin Hambal atau Imam Ahmad tiba tiba sangat ingin pergi ke sebuah kota di Iraq. Beliau tiba di sanna saat Adzan Maghrib. Kemudian ikut berjamaah lalu baca Al Qur'an sampai tiba waktu Isya' ikut berjamaah pula.

Usai sholat beliau pindah ke pojokan berniat tidur. Tiba tiba di tegur sama marbot masjidnya. Si marbot ini gak kenal sama Imam Ahmad.

Karna saat itu belum ada fesbuk yang bikin viral, belum ada kamera apalagi instagran 😁

"Wahai syeikh.. mau ngapain anda ini?," tanya si marbot.
---
syeikh: orang tua, orang alim, orang kaya
---

" Sy musyafir, tidak kenal siapapun di kota ini, sy mau numpang tidur dan besok pagi akan pergi lagi..", kata Imam Ahmad

"Gak boleh syeikh.. ini masjid buat beribadah..", kata si marbot sambil mendorong keluar tubuh Imam Ahmad. Lalu menutup pintu masjid.

Seusai si marbot pergi, Ahmad bin Hambal hendak tidur di teras masjid tersebut. Ee tiba tiba si marbot tadi dateng lagi.

"Wahai syeikh.. mau ngapain anda ini?," tanya si marbot sekali lagi.

" Sy musyafir, tidak ada kenalan di kota ini, sy mau numpang tidur dan besok pagi akan pergi lagi..", kata Imam Ahmad

"Gak boleh syeikh.. ini masjid buat beribadah..", kata si marbot sambil mendorong keluar tubuh Imam Ahmad sampai di jalanan.

Dann disamping masjid tersebut ternyata ada kios Penjual Roti, lalu Imam Ahmad pun dipanggil.

"Wahai syeikh, kemarilah, rumah sy tidak jauh dari sini, ini kios roti sy, dan dibelakang ada ruangan yang bisa anda gunakan untuk tidur, silahkan jika besok anda mau pergi lagi.

Mampirlah Imam Ahmad ke kios tsb dan kemudian tertarik dengan si penjual Roti yang Unik.

Kenapa yak?😊

Jadi, kata Imam Ahmad, 'Setiap si penjual roti membuat adonan, memgambil terigu mengambil telur atau mengambil garam. Dia selalu berdzikir: "Astaghfirullah wa atubu ilaih..' terus seperti itu, kecuali sy ajak berbicara atau dia bertanya.

Lalu ditanya sama Imam Ahmad..
"Sejak kapan engkau mulai beristighfar seperti ini?"

"Sudah lama syeikh, sejak sy masih bujang..", kata penjual roti.

"Apa yg engkau dapatkan dari kebiasaan Istighfarmu sebanyak ini?", tanya Imam Ahmad lagi.

"Apapun yang sy inginkan selalu di ijabah oleh Allah, kecuali Satu..", jawab si penjual roti

"Apa itu?", tanya Imam Ahmad?

"Sy minta dipertemukan dengan Imam Ahmad..", ungkap si penjual roti

"Allahu Akbar!", kata Imam Ahmad. "Istighfarmu yang menjadikanku tiba tiba ingin pergi ke kota ini tidak tahu kenapa, Istighfarmu lah sehingga sy didorong keluar oleh si marbot, Istighfarmu-lah sehingga sy mendatangi tempatmu ini, karna sy adalah Ahmad bin Hambal...", lanjutnya.

Subhanallah Betapa Istighfar ini sangat besar manfaatnya..☺😊😍

Maka teruntuk kawan2 yang hari ini ada masalah, apapun itu. Yuk kembali pada Allah, dengan Perbanyak Istighfar..☺

Catatan Redaksi:
Artikel diatas Ditulis terinspirasi dari kisah Al Hasan Al Bashri dan Rabi' bin Shabih sebagaimana tertulis di tafsir Al Qurthubi. Ketika ada 3 orang datang kepada Al Hasan lalu meminta solusi dari masalah Paceklik, tentang Kemiskinan Harta dan satunya lagi minta didoakan agar segera Punya anak. "Ber Istighfarlah kepada Allah..", kata Al Hasan Al Bashri
_____
#ADV
Monggo yang pengen buka Usaha Bisnis Pulsa, modal minimal hanya 50ribu. Pasti Untung!
Registrasi GRATIS Langsung Klik DISINI

Supported by  CV HAND CELL

Subscribe to receive free email updates: